Bab 4 Tentang Biologi

July 11, 2018 | Author: Anonymous | Category: Documents
Share Embed


Short Description

Berikut ini kita akan membahas ciri bakteri secara lebih rinci.12 mikron .... Sebagian besar bakteri ungu anaerob obliga...

Description

BAB 4 EUBACTERIA DAN ARCHAEBAKTERIA Standar Kompetensi : 2. Memahami Prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Dasar 2.2 Mendeskripsikan Ciri-ciri Archaebacteri Ciri-ciri  Archaebacteria a dan Eubacteria Indikator 1. Menjelaskan pengertian prokariotik  pengertian prokariotik  2. Menggambarkan berbagai bentuk sel dan koloni Eubacteria 3. Memberi Memberi keter keterangan angan Struktur Struktur dan fungsi fungsi sel bakteri bakteri 4. Membedakan Struktur Eubacteria Struktur Eubacteria dan Archaebacteria 5. Mendeskrip Mendeskripsikan sikan Peran Peran bakteri bakteri bagi manusia manusia Tujuan Setelah mempelajari bab ini, sisa di harapkan dapat da pat ! ". Membanding Membandingkan kan ciriciri-ciri ciri organisme organisme Prokariot dan Organisme Eukariot. 2. Menggambar Menggambarkan kan berbag berbagai ai bentuk bentuk sel sel dan koloni Eubacteria 3. Memberi keterangan keterangan Struktur dan #ungsi sel bakteria $. Membed Membedaka akan nS Str truktu ukturr Eubacteria dan Archaebacteria 5. Mendeskrip Mendeskripsikan sikan peran bakter bakterii bagi manusia manusia

PENDAHUUAN %alam klari&kasi sistem lima 'ingdom, semua organisme prokariot ( tidak memiliki membran inti ) di kelompokkan ke dalam Kingdom Monera. *mpat Kingdom +ang lain +aitu Protista, ungi, Plantae, dan Animalia. 'lasi&kasi terus berkembang. Para ilmuan telah menemukan baha terdapat dua kelompok +ang berbeda pada organisme prokariot. %ua kelompok tersebut adalah bakteri ( dikenal sebagai *ubacteria ) dan archae ( di kenal sebagai  Archaebacteria ). Sebagian besar organisme prokariot di kelompokkan dalam Eubacteria. Eubacteria memiliki beberapa ciri +ang berbeda dengan  Archaebacteria. Seorang ilmuan bernama Carl Woese dari !ni"ersit# o$ lllinois, orang +ang pertama kali mengusulkan klasi&kasi sistem enam Kingdom. 'eenam 'ingdom tersebut +aitu Eubacteria,  Archaebacteria, Protista, ungi, Plantae, dan  Animalia. Pada bab ini akan dibahas Eubacteria dan Archaebacteria. A! EUBACTERIA Eubacteria berasal dari aalan eu (sejati ) dan bacteria (bakteri ). Eubacteria ( bacteri sejati ) merupakan kelompok makhluk hidup +ang sehari-hari kita kenal sebagai bakteri. akteri ( unani, %acterion & batang kecil ) di temukan pertama kali oleh ilmuan elanda bernama  Anthony Van Leeuwenhoek ! 'eeu(enhoek   kemudian menerbitkan aneka ragam gambar bentuk bakteri pada tahun "/0$. Sejak saat itu, ilmuan +ang mempelajari bakteri mulai berkembang. 1lmu +ang mempelajari bakteri di sebut Bakterio"o#i! akteri merupakan organisme +ang paling ban+ak jumlahn+a dan tersebar luas dibandingkan makhluk hidup lainn+a. akteri memiliki ratusan ribu spesies +ang hidup di gurun pasir, salju dan es, hingga lautan. agi manusia, bakteri ada +ang menguntungkan dan ada +ang merugikan. akteri

memiliki ciri +ang membedakann+a dengan makhluk hidup lain. akteri adalah organisme uniseluler, prokariot, dan umumn+a tidak memiliki kloro&l. erikut ini kita akan membahas ciri bakteri secara lebih rinci.

Struktur Eubacteria dapat dilihat dalam gambar berikut ini:

Ciri Se" Ciri Sel tubuh bakteri meliputi ukuran, bentuk, struktur, dan fungsi. kuran dan entuk Sel kuran tubuh bakteri berariasi, dari berdiameter 4,"2 mikron sampai +ang panjangn+a ratusan mikron ( "

μ

m  "  ".444 mm ). 6amun, rata-

rata sel bakteri berukuran " 7 5 mikron. akteri dapat di lihat dengan menggunakan mikroskop caha+a dan mikroskop elektron. akteri +ang paling renik adalah M#coplasma +ang berukuran 4,"2 mikron. Sebalikn+a, bakteri terbesar adalah )hiomargarita +ang berukuran 244 mikron. entuk dasar sel bakteri beraneka ragam, +aitu kokus ( bulat *, basil  ( batang ) dan spirial ( Spiral ). 8ihat 9ambar $.3. Selain entuk dasar tersebut, juga terdapat bentuk kokobasil ( antara kokus dan basil ) dan

berbentuk &lamen. Contoh bakteri berbentuk kokobasil adalah +oiella burneti ( pen+ebab demam ). Sedangkan contoh bakteri berbentuk &lamen adalah kelompok Actinom#cetes. akteri kokus dan basil ada +ang membentuk suatu koloni atau kumpulan +ang berdempetan setelah terjadi pembelahan sel. 'umpulan sel-sel bakteri tersebut memiliki bentuk +ang bermacammacam. akteri +ang berbentuk spirila tidak membentuk kumpulan, namun memiliki beberapa bentuk sel. %akteri Kokus akteri kokus memiliki bentuk-bentuk sebagai berikut 8ihat gambar $.3. $onokokus, +aitu berupa sel bakteri kokus tunggal. Contohn+a +hlam#dia trachomatis ( pen+ebab pen+akit mata ) Dip"okokus% +aitu dua sel bakteri kokus berdempetan. Contohn+a -eisseria gonorrhoeane ( pen+ebab pen+akit kelamin raja singa ) dan iplococcus pneumonia ( pen+ebab pen+akit pneumonia ). Tetrakokus, +aitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat. Contohn+a pediococcus cere"isiae. Sarkina% +aitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus. Contohn+a )haiosarcina rosea ( bakteri belerang ). Streptokokus , +aitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai. Contohn+a /treptococcus mutan ( pen+ebab gigi berlubang ). Sta&"okokus, +aitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan secara bergerombol seperti buah anggur. Contohn+a /taph#lococcus aureus ( pen+ebab pen+akit radang paru-paru ). 8ihat 9ambar $.$. •











Bakteri basil  akteri basil memiliki bentuk-bentuk sebagai berikut ! $ono'asi"% +aitu berupa sel bakteri basil tunggal. Contohn+a Escherichia coli ( bakteri usus besar manusia ) dan Propinibacterium acnes ( pen+ebab jeraat ). 8ihat 9ambar $.5. •

• •

Dip"o'asi" , aitu dua sel bakteri basil berdempetan. /tretobasil, +aitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai. Contohn+a %acillus anthracis  ( pen+ebab pen+akit antraks pada hean ternak ) dan A0otobacter ( bakteri tanah +ang mengikat nitrogen ).

Bakteri Spirila akteri spirila memiliki bentuk-bentuk sebagai berikut. Spira", +aitu bentuk sel bergelombang. Contohn+a )hiospirillopsis oridana ( bakteri belerang ). Spiroseta, +aitu bentuk sel seperi sekrup. Contohn+a treponema  pallidum ( pen+ebab pen+akit kelamin si&lis ). 8ihat 9ambar $./. (i'rio% +aitu bentuk sel seperti tanda baca koma. Contohn+a ibrio +holerae ( pen+ebab pen+akit kolera ). •





Berdasarkan Alat

Terdapat banyak  berupa flagel. adanya flagel, yaitu: a. Monotrik  ujung.  b. !ofotrik  ujung. c. "mfitrik # setiap ujung. d. $eritrik   permukaan "trik  tidak e.

Gerak bakteri :

bakteri yang memiliki alat gerak yang Berdasarkan jumlah dan tempat bakteri dibagi menjadi 5 kategori terdapat satu flagel hanya pada satu terdapat sejumlah flagel pada satu terdapat flagel lebih dari satu pada terdapat flagel pada seluruh tubuhnya. mempunyai flagel sama sekali

Struktur dan fungsi Sel  Struktur dan fungsi sel bakteri dapat di bagi menjadi struktur dan fungsi dasar serta struktur tambahan. Struktur dan fungsi dasar dimiliki hampir semua jenis bakteri ( 9ambar $.: ). Sedangkan struktur dan fungsi tambahan dimiliki oleh jenis bakteri tertentu.

Struktur dan fungsi dasar pada sel bakteri meliputi dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, %6;, dan granula pen+impanan.

Cara Hidup Seperti organisme lainn+a, bakteri membutuhkan makanan agar dapat tumbuh dan berkembang biak. akteri memperoleh makanan dengan cara +ang beragam. Selain itu, bakteri juga membutuhkan energi +ang di peroleh dari proses perombakan makanann+a. Proses perombakan makanan ada +ang membutuhkan oksigen dan ada +ang tidak membutuhkan oksigen. Cara bakteri memperoleh makanan dan kebutuhan akan oksigen dapat di  jadikan dasar pengelompokan bakteri. erdasarkan cara memperoleh makanan, bakteri dibedakan menjadi bakteri heterotro$   dan bakteri autotro$ . Sebagian besar bakteri adalah heterotro$. Bakteri Heterotro)  akteri heterotro$ ( unani, hetero & #ang lain, trophos  memakan ) adalah bakteri +ang makanann+a berupa sen+aa organik dari organisme lain. akteri heterotro$  terbagi menjadi bakteri sapro&t dan bakteri parasit. Bakteri Autotro)  akteri autrotrof ( unani, auto &  diri, trophos & memakan  ) adalah bakteri +ang mampu membuat makanann+a sendiri. %akteri autotro$  di bedakan dalam dua kelompok berdasarkan asal energi untuk men+intesis makanann+a, +aitu bakteri $otoautotro$  dan bakteri kemoautotro$. erdasarkan kebutuhan oksigen untuk merombak makanann+a agar memproses energi, bakteri dapat di bedakan menjadi bakteri aerob dan bakteri anaerob akteri ;erob akteri ;erob adalah bakteri +ang membutuhkan oksigen bebas untuk memperoleh energin+a. Contohn+a bakteri aerob adalah -itrosomonas, -itrosococcus, dan -itrobacter. Bakteri Anaero'

akteri  Anaerob adalah bakteri +ang tidak membutuhkan oksigen bebas untuk memperoleh energin+a. *nergi diperoleh dari proses perombakan sen+aa organik tanpa menggunakan oksigen +ang di sebut fermentasi. akteri anaerob dibedakan menjadi anaerob obligat dan anaerob $akultati$.

Reproduksi akteri umumn+a melakukan reproduksi atau berkembang biak secara aseksual ( ransduksi  >ransduksi adalah pemindahan materi genetik satu sel bakteri ke sel bakteri lainn+a dengan perantara organisme lain +aitu bakterio$age ( irus bakteri ). 'onjugasi 'onjugasi adalah pemindahan materi genetik secara langsung melalui kontak sel dengan membentukku struktur seperti jembatan di antara dua sel bakteri +ang berdekatan. 'onjugasi umumn+a terjadi pada bakteri 9ram negatif, misaln+a Escherichia coli. ?abitat

akteri hidup pada berbagai habitat. akteri di temukan di manamana, misaln+a di tanah, air, udara, sisa makhluk hidup, dan dalam tubuh organisme lain. mumn+a bakteri hidup pada lingkungan +ang lembab atau agak basah, dengan temperatur 25 7 3: 4C. 8ingkungan tersebut merupakan kondisi optimal untuk perkembangbiakan bakteri dengan cepat.

K"asi&kasi Eu'a+teria Eubacteria dikelompokkan menjadi lima #ilum, +aitu  proteobakteria, +#anobacteria, /pirochetes, +hlam#dias, dan bakteri ram5Positi$. Proteo'a+teria Proteobacteria merupakan kelompok terbesar bakteri. Proteobacteria dikelompokkan menjadi bakteri ungu +ang bersifat $otoautotro$   atau otoheterotro$ ,  proteobacteria kemoautrotro$, dan  proteobacteria kemeheterotro$ . akteri ungu mengandung kloro&l +ang terdapat pada membran plasma. eberapa  jenis bakteri ungu memiliki agela. Sebagian besar bakteri ungu anaerob obligat dan hidup di endapan kolam, danau, atau lumpur. Contoh bakteri ungu adalah +hromatium. C,ano'a+teria +#anobacteria sering di sebut juga gangguan hijau-biri atau ganggang lendir. %i sebut gagang hijau-biru karena +#anobacteria  memiliki kloro&l seperti haln+a ganggang hijau. %i sebut ganggang lendir karena pada bagian luar dinding seln+a terdapat lapisan lendir. Pada beberapa jenis +#anobacteria, lapisan lendir dapat membantu gerakan secara meluncur. erbeda dengan kelompok bakteri +ang lain, +#anobacteria tidak memiliki alat gerak dan dapat melakukan fotosintesis. +#nobacteria berukuran "-/4

 μ

m.

+#anobactera hidup soliter atau berkoloni. 'oloni +#anobacteria dapat berbentuk benang, lembaran, atau bola berongga.

Ke#iatan Bentuk-Bentuk Cyanobacteria Tujuan Mengamati bentuk-bentuk +#anobacteria. ;lat dan ahan ". Mikroskop 2. 'aca @bjek 3. 'aca penutup $. Pipet tetes 5. ;ir kolam atau air saah Cara Kerja ". ;mbil air kolam, lalu masukkan ke dalam botol kecil 2. ;mbil setetes air kolam dengan menggunakan pipet 3. 8etakkan air pada kaca objek, lalu tutup dengan kaca penutup $. ;mati dengan menggunakan mikroskop. 5. 9ambar bentuk-brntuk +#anobactria +ang dapat diamati.

Spiro+*etes Spirochetes bukan merupakan kelompok +ang besar dari *ubacteria. 6amun, keberadaan Spirochetes mempengaruhi kehidupan manusia karena beberapa jenis men+ebabkan pen+akit. /pirochetes

berbentuk

spiral

dengan

panjang

5-254

 μ

m.

/perochetes merupakan bakteri ram5negati$. /pirochetes memiliki suatu struktur unik +ang di sebut lamen aksial. #ilamen aksial merupakan semacam serabut di sepanjang tubuh, di dalam selubung terluar, tetapi di luar dinding sel. #ilamen aksial berfungsi untuk membuat gerakan berputar. ?abitat /pirochetes berariasi. ;da +ang hidup bebas di lumpur atau air, sebagai parasit dalam tubuh manusia, atau hidup dalam lambung hean memamah biak.

C*"am,dias Chlamydias merupakan kelompok bakteri +ang memiliki ukuran paling kecil ( 4,2 7 ",5

 μm ¿ .

entuk tubuh +hlamdiah tidak beraturan.

+hlam#dias han+a dapat hidup sebagai parasit dalam sel-sel makhluk hidup

lain. 'elompok bakteri ini merupakan prokariot +ang unik karena memiliki dua bentuk sel dalam siklus hidupn+a. 'edua bentuk sel tersebut +aitu badan dasar ( elementari bod# ) dan badan inisial ( initial bod# ). adan dasar masuk ke dalam sel inang dan berkembang menjadi badan inisial membentuk badan dasar kembali dan di lepaskan dari sel inang +ang di sertai pecahn+a sel inang. Contoh +hlam#dias  adalah +hlam#dia psittaci ( Pen+ebab infeksi mata, pen+akit menular seksual, dan beberapa jenis pen+akit pneumonia ).

B! ARCHAEBACTERIA  Archaebacteria  memiliki susunan, struktur, metabolisme, dan urutan asam nukleat +ang berbeda dengan Eubacteria. @leh karena itu,  Archaebacteria dikelompokkan sebagai 'ingdom terpisah dari Eubacteria meskipun kedua 'ingdom tersebut sama-sama prokariotik.  Archaebacteria (unani, archaio & kuno ) adalah kelompok bakteri +ang dinding seln+a tidak mengandung peptidoglikan, namun membran plasman+a mengandung lipid. Archaebacteria hidup pada lingkungan ekstrim +ang mirip dengan lingkungan kehidupan aal di bumi. erdasarkan lingkungan ektrimn+a,  Archaebacteria dibagi menjadi tiga kelompok, +aitu bakteri metanogen,  bakteri halo6l, dan bakteri termoasido6l. Bakteri $etano#en akteri metanogen adalah bakteri +ang menghasilkan metana dari gas hidrogen dan [email protected] atau asam asetat. Metana di sebut juga sebagai biogas. %akteri metanogen hidup di raa sebagai pengurai. Contohn+a adalah Methanobacterium.

Bakteri Ha"o&" akteri halo6l ( unani, halo & garam, philos  suka ) adalah bakteri +ang hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. %akteri halo6l  hidup optimal pada lingkungan dengan kadar garam 24A. eberapa jenis bakteri halo6l membutuhkan lingkungan dengan kadar garam sepuluh kali lebih tinggi dari kadar garam air laut. Contoh bakteri halo&l adalah 7alobacterium ( 9ambar $.2:). Ba+teri Termoasido&"

acteri termoasido&l hidup di lingkungan ektrim +ang panas dan asam ( 9ambar $.20 ). 'ondisi optimal untuk bakteri ini adalah pada temperatur /4 7 04 oC dengan p? 2 7 $. akteri ini terdapat pada daerah +ang mengandung asam sulfat, misaln+a di kaah ulkanik. Contohn+a adalah bakteri /ul$olobus dan )hermoplasma.  Archaebacteria belum ban+ak diketahui. ?al ini karena Archaebacteria merupakan 'ingdom terbaru +ang di teliti oleh para biologian.

C! BAKTERI DAA$ KEHIDUPAN $ANUSIA %alam kehidupan manusia, bakteri ada +ang berperan menguntungkan dan ada +ang merugikan. akteri +ang menguntungkan eberapa peran bakteri +ang menguntungkan Eubacteria dan Archaebacteria adalah sebagai berikut.

dari

Kingdom

Eu'a+teria Pembusukan ( Penguraian ) sisa-sisa makhluk hidup. Contohn+a adalah Escherichia coli. Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Contohn+a adalah  Acetobacter pada pembuatan asam cuka, 'actobacillus bulgaricus  pada pembuatan +oghurt, Acetobacter  #linum pada pembuatan nata de coco, dan 'actabacillus casei pada pembuatan keju dan +oghurt. erperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen, +aitu hi0obium leguminosarum +ang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan A0otabacteria chlorococcum. Pen+ubur tanah. Contohn+a adalah -itrosococcus dan -itrosomonas +ang berperan dalam proses nitri&kasi menghasilkanion nitrat +ang di butuhkan tanaman. Penghasil antibiotik. Contohn+a adalah acillus pol+m+Ba penghasil antibiotik polimiskin  untuk pengobatan infeksi bakteri 9ram negatif, %acillus subtillis penghasil antibiotik untuk pengobatan infeksi bakteri 9ram positif, streptom#ces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan bakteri 9ram negatif termasuk bakteri pen+ebab >C, dan /treptom#ces rimosus penghasil antibiotik tetrasiklin untuk berbagai infeksi bakteri. Penelitian reka+asa genetika dalam berbagai bidang. Sebagai contoh, dalam bidang kedokteran di hasilkan obat-obatan dan produk kimia •











bermanfaat +ang disintesisi oleh bakteri, misaln+a enim, itamin, dan hormon. Pembuatan at kimia, misaln+a aseton dan butanol oleh +lotridium acetobut#licum. Ar+*ae'a+teria erperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hean sehingga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Contohn+a Methanobacterium. •



Bakteri ,an# $eru#ikan eberapa bakteri +ang merugikan dari 'ingdom Eubacteria dan  Archaebacteria adalah sebagai berikut. Eu'a+teria Pembusukan makanan. Contohn+a +lostridium botulinum. Pen+ebab pen+akit pada manusia. Contohn+a M#cobacterium tuberkulosis ( pen+ebab pen+akit  >C ), ibrio cholerae ( pen+ebab kolera atau muntaber ), +lostridium tetani ( pen+ebab tetanus ), dan M#cobacterium lepra ( pen+ebab lepra ). Pen+ebab pen+akit pada hean. Contohn+a %acillus anthracis ( pen+ebab pen+akit antraks pada sapi ). Pen+ebab pen+akit pada tanaman budida+a. Contohn+a Pseudomonas solanacearum ( pen+ebab pen+akit pada tanaman tomat, lombok, terung, dan tembakau), serta Agrobacterium tuma$aciens ( pen+ebab tumor pada tumbuhan ). 8ihat 9ambar $.2D. •







A+*ae'a+teria Pen+ebab kerusakan makanan +ang diaetkan dengan garam. •

Penanggulan terhadap akteri +ang merugikan akteri +ang merugikan manusia antara lain bakteri +ang dapat merusak makanan dan bakteri +ang dapat menimbulkan pen+akit. ntuk menggulangi bakteri perusak makanan dapat di lakukan antara lain dengan pengaetan dan pengolahan makanan. Sedangkan untuk menanggulangi

bakteri +ang menimbulkan pen+akit di lakukan dengan menjaga kebersihan dan kesehatan, serta imunisasi.

Soa" ati*an ". 'andungan spesi&k dinding sel bakteri adalah E ;. Pertidogliksn %. Pektin . Selulosa *. 8ignin C. 'itin 2. akteri dapat hidup pada berbagai macam habitat. Fika keadaan lingkungan tidak sesuai, maka bakteri akan membentuk E ;. Selaput lendir dan endospora %. #lagela dan kapsid . 'apsid dan endospora *. endospora dan kapsid C. #lagella dan selaput lendir 3. akteri aerob +ang hidup dalam tanah dan mampu mengoksidasi amoniak menjadi sen+aa nitrit adalah E ;. ;otobacter dan =hiobium . 6itrosomonas dan acillus C. 6itrobacter dan 6itrosomonas %. 6itrosococcus dan 6itrosomonas *. acillus dan Clostridium $. Pen+ebab pen+akit surra pada ternak adalah E ;. >r+ponosoma eansi %. >r+ponosoma rhodesiense . >r+ponosoma crusi *. 8eismania brasihensis C. 8eismania donoani 5. Pada pemeriksaan air minum untuk memeriksa ada tidakn+a pencemaran oleh tinja manusia digunakan tolok ukur kehadiran salah satu bakteri usus +ang bukan patogen tetapi keluar bersama tinja, +aitu E ;. ripanosoma *ansi. ang hidup pada plasma darah hean ternak. ranspormasi %. #ragmentasi . 'onjugasi *. Pembelahan biner C. >randuksi  Faaban ! 

*scherichia cali merupakan bakteri +ang melakukan /. erdasarkan kebutuhan oksigen pada saat respirasi, termasuk bakteri E ;. ;erob %. anaerob obligat . #otoautotrof *. anaerob fakultatif C. 'emoautotrof  :. erikut ini +ang tidak termasuk kelompok ;rchaebacteria adalah E ;. akteri metanogen %. bakteriofag . ?alobaktea *. bakteri halo&l C. akteri termoasido&l

0. Ciri +ang paling membedakan antara bakteri dan ganggang hijau biru adalah E ;. akteri dapat melakukan pembelahan sel, ganggung hijau biru tidak . akteri tidak memiliki membrane inti, ganggang hijau biru memiliki membrane inti C. akteri umumn+a bersifat heterotrof, ganggang hijau biru bersifat autotrof  %. akteri hidup bersimbiosis, ganggang hijau biru tidak *. akteri tidak bergerak, ganggang hijau biru bergerak D. %i baah ini +ang bukan merupakan ciri dari kingdom Monera adalah E ;. ersifat prokariotik . >idak memiliki organel sel C. >idak memiliki membrane inti %. erkembang biak secara mitosis *. %inding sel lignin "4. akteri +ang mampu mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik +ang di perlukan oleh tubuh di sebut E ;. akteri autotrof %. bakteri anaerob . akteri heterotrof *. bakteri sapro&t C. akteri aerob

View more...

Comments

Copyright © 2017 EDOC Inc.