INDEKS HARGA

July 11, 2018 | Author: Anonymous | Category: Documents
Share Embed


Short Description

Ciri Indeks Harga a. Menjadi nilai standar yang dijadikan pedoman untuk melakukan perbandingan harga dari waktu ke waktu...

Description

INDEKS HARGA

Pengantar Bila kita dihadapkan pada data angka-angka dan diminta untuk membuat kesimpulan sejauh mana perubahan yang terjadi akan menjadi kesulitan bagi kita untuk menyimpulkannya. Untuk itu dalam analisis data dengan menggunakan metode statistik, ada salah satu cara yang dapat membantu kita untuk melihat sejauh mana perubahan terjadi yaitu dengan menggunakan angka indeks. Dalam materi ini kita akan mempelajari bagaimana penggunaan secara sederhana alat itu untuk membantu kita melihat perubahan yang terjadi.

Standar Kompetensi Memahami Produk Domestik Bruto (PDB) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Produk Nasional Bruto (PNB), Pendapatan Nasional (PN)

Kompetensi Dasar: Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi

Indikator: Í

Mendeskripsikan pengertian angka indeks

Í

Mengidentifikasi macam angka indeks

Í

Mendeskripsikan perkembangan indeks harga

Í

Menyimpulkan macam indeks harga

Í

Menguraikan cara menyusun indeks harga

Í

Melakukan perhitungan indeks harga dengan beberapa metode

Pengertian Angka Indeks  Adalah suatu ukuran statistik untuk menyatakan perubahan-perubahan relatif yang terjadi dari waktu ke waktu sebuah atau lebih karakteritik atau variabel lainnya yang dinyatakan dalam bentuk persentase.   Angka indeks merupakan suatu prosentase tetapi dalam penulisannya sering persentasenya tidak  dituliskan.

Macam Angka Indeks 1.  Angka Indeks Harga   Adalah suatu ukuran yang menunjukkan tentang perubahan harga dari sautu periode ke periode lainnya. 2.  Angka Indeks Kuantita   Angka indeks yang menunjukkan perubahan-perubahan yang terjadi pada jumlah komoditas yang dikonsumsi dari waktu ke waktu.

3.  Angka Indeks Nilai  Angka indeks yang menunjukkan perubahan nilai uang dari suatu periode ke periode lain. Latar Belakang Perkembangan Indeks Harga Dalam ilmu ekonomi, harga diartikan sebagai ukuran berkenaan dengan nilai suatu barang dalam pertukaran. Adanya harga pada dasarnya karena kelangkaan dan kegunaan. Agar mendapatkan barang yang dibutuhkan, seseorang harus membayar sejumlah uang sesuai dengan yang ditentukan. Harga barang yang terjadi di pasar seringkali berfluktuasi. Perubahan ini sering merugikan baik  produsen maupun konsumen. Oleh karena itu pemerintah sering ikut campur tangan dalam memetapkan harga melalui politik harga. Melalui kebijakan tersebut diharapkan stabilitas harga dapat terjamin sehingga tidak terjadi penetapan harga yang sewenang-wenang terutama oleh prihak produsen. Dalam mengendalikan harga pemerintah secara kontinu membandingkan harga setiap komoditas pada suatu peridode dengan periode lain. Untuk mengukur besarnya perubahan-perubahan tersebut pemerintah menetapkan nilai standar atas dasar suatu periode tertentu yang dianggap normal atau stabil. Nilai standar yang dijadikan pedoman oleh pemerintah ini disebut indeks harga.

Ciri Harga dan Indeks Harga ☺

Ciri Harga Dilihat dari sifat dan fungsinya, harga penjualan barang yang diminta mempunyai ciri: a. Tingi rendahnya harga barang umumnya ditentukan ol eh nilai kegunaan barang. b. Pembentukan harga barang sangat dipengaruhi oleh faktir biaya produksi dan besar kecilnya permintaan. c. Harga menunjukkan nilai tukar barang. d. Harga dapat dijadikan alat pembanding untuk mengetahui penting tidaknya suatu barang dengan barang lain atas dasar kegunaan.



Ciri Indeks Harga a. Menjadi nilai standar yang dijadikan pedoman untuk melakukan perbandingan harga dari waktu ke waktu. b. Penetapan indeks harga didasarkan atas hasil pengumpulan data dari sumber yang relevan. c. Indeks harga ditetapkan tidak dari seluruh barang atau populasi barang melainkan dari sampel. d. Ditetapkan dalam bentuk prosentase. e. Penetapannya didasarkan waktu normal atau kondisi ekonomi stabil yang berjauhan dengan waktu yang akan datang.

Peranan Indeks Harga dalam Ekonomi 1. Dapat digunakan sebagai alat untuk menetapkan kebijakan-kebijakan harga di masa yang akan datang. Tujuannya, agar tidak terjadi penetapan harga yang sewenang-wenang. 2. Dapat dijadikan dasar perbandingan dalam mengukur tingkat kemajuan ekonomi sekarang dengan masa sebelumnya. 3. Dapat menjadi dasar untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kemajuan ekonomi maupun yang menghambatnya. 4. Dapat dijadikan dasar dalam menetapkan pola kebijakan ekonomi secara keseluruhan dan kebijakan moneter.

Macam Indeks Harga 1. Indeks Harga Konsumen  Adalah ukuran statistik yang menunjukkan perubahan-perubahan pada harga komoditas dan jumlah barang yang diminta oleh konsumen dari waktu-ke waktu. Faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan harga konsumen: a. Kebijakan pemerintah berkenaan dengan politik ekonomi dan moneter serta perdagangan luar negeri. b. Kebijakan harga yang ditetapkan pemerintah c. Jumlah permintaan konsumen d. Pandapatan masyarakat e. Biaya produksi f. Nilai mata uang 2. Indeks Harga Perdagangan Besar   Angka indeks yang menujukkan perubahan harga pembelian barang oleh pedagang besar dari konsumen. Kegunaannya: bagi pedagang besar dapat mengetahui sejauh mana perubahan-perubahan yang terjadi pada harga-harga pembelian barang dan dapat dijadikan dasar untuk memperkirakan kondisi harga yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang. Faktor yang mempengaruhi: a. Kenaikan biaya produksi b. Kebijakan politik dagang c. Kebijakan di bidang moneter d. Perubahan nilai uang 3. Indeks Harga yang Diterima dan Dibayar Petani ☺

Indeks harga yang diterima petani  adalah indeks harga yang berhubungan dengan penetapan harga dasar untuk barang-barang pertanian. Faktor yang mempengaruhi: a. harga pembelian obat-obatan yang diperlukan petani b.  jumlah hasil produksi c. musim



Indeks harga yang dibayar petani  adalah indeks harga yang berhubungan dengan penetapan harga kebutuhan pertanian. Faktor yang mempengaruhi: a. kebijakan pemerintah b. biaya produksi c. politik dagang d. nilai uang

Langkah-Langkah Penyusunan Angka Indeks   Agar diperoleh angka indeks yang tepat, penyusunan angka indeks harus dilakukan sebaik-baiknya berdasarkan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Merumuskan tujuan penyusunan angka indeks 2. Dalam melakukan perbandingan, data yang dikumpulkan harus dari sumber yang sama 3. Menetapkan periode dasar Hal yang perlu diperhatikan: a. Tahun yang dijadikan sebagai tahun dasar adalah tahun pada saat ekonomi dalan kepadaan stabil atau normal b. Tahun yang dijadikan sebagai dasar tidal jauh dari tahun yang dihitung angka indeksnya. 4. Pemilihan penimbang Tetapkan faktor penimbang untuk membedakan penting tidaknnya suatu barang terhadap barang lain.

Cara Perhitungan 1. Metode Tidak Tertimbang  Adalah cara perhitungan indeks harga yang tidak memperhatikan penimbang. IA =

∑ Pn ∑ Po

 x 100

Qo, n =

Selain itu ada pula Indeks kuantita

∑ Qn ∑ Qo

 x 100

2. Metode Tertimbang  Adalah metode perhitungan angka indeks yang memperhatikan faktor penimbang (wight) a. IA w =

∑(Pn  x W)

 x 100

∑(Po  x W)

b. Metode Laspeyers Dalam metode ini peritungan angka indeks dengan menggunakan faktor penimbang jumlah peroide dasar IL =

∑(Pn x Q o )

 x 100

∑(Po  x Qo )

c. Paasche Dalam metode ini peritungan angka indeks dengan menggunakan faktor penimbang jumlah tahun ke-n IP =

∑(Pn x Qn )

 x 100

∑(Po  x Qn )

d. Marshall Edgeward Dalam metode ini peritungan angka indeks dengan menggabungkan kuantitas tahun dasar dan tahun ke-n IM =

∑(Qn + Qo ) x Pn ∑(Qn + Qo ) x Pn

 x 100

Contoh: 1. Diketahui data sebagai berikut: Jml terjual (satuan) Harga per satuan Jenis Barang Agust Sept Okt Agust Sept Okt Buku Tulis 125 130 150 1250 1250 1300 Ballpoint 75 80 100 1500 1550 1550 Pinsil 50 70 75 2000 2100 2200 Bila bulan Agustus menjadi periode dasar dan diketahui secara berturut-turut faktor penimbangnya 10, 8, 5 tentukan: a.Indeks a. Indeks kuantita Untuk periode b.Indeks b. Indeks harga metode tidak tertimbang (metode sederhana) September dan c. Indeks harga tertimbang 2. Diketahui data sebagai berikut: Harga per satuan ( juta Rp) Jenis 2002 2003 2004 2002 2003 2004 Sedan 200 210 205 300 305 310 Niaga 80 82 100 150 150 155 Penumpang 60 75 70 350 355 360 Sepeda Motor 500 1200 1000 12 13,5 13,75 Bila tahun 2002 menjadi tahun dasar, hitunglah: a. indeks kuantita Untuk periode 2003 dan 2004 b. indeks harga metode sederhana c. indeks harga metode Laspeyers Jml terjual (unit)

3. Diketahui data sebagai berikut: Merek Mobil Honda Suzuki Toyota

Jml terjual (satuan)

Okt 50 45 48

Nov 52 46 48

Harga per satuan ( juta Rp)

Okt 250 140 200

Nov 252 145 204

Bila bulan Oktober menjadi periode dasar hitunglah indeks harga dengan metode Paschee

1.

Jenis Barang Buku Tulis Ballpoint Pinsil

Harga per satuan

Jml terjual (satuan)

PxW

W

Po x W

Agust

Sept

Okt

Agust

Sept

Okt

125 75 50

130 80 70

150 100 75

1250 1500 2000

1250 1550 2100

1300 1550 2200

Pn x W

Pn x W

3

2.

Jml terjual (unit) Jenis

2002 200 80 60 500

Sedan Niaga Penumpang Sepeda Motor 

2003 210 82 75 1200

2004 205 100 70 1000

Harga per satuan ( juta Rp)

2002 300 150 350 12

2003 2003 305 150 355 13,5

2004 310 155 155 360 13,75

3

3. Jml terjual (satuan)

Merek Mobil Honda Suzuki Toyota 3

Harga per  satuan ( juta Rp)

Okt

Nov

Okt

Nov

50 45 48

52 46 48

250 140 200

252 145 204

P x Qn

Po x Qn

Pn x Qn

P x Qo

Po x Qo

P n x Qo

Pn x Qo

View more...

Comments

Copyright © 2017 EDOC Inc.